<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>digitalagencyjakarta &#8211; Metamorphosys</title>
	<atom:link href="https://old.metamorphosys.co.id/tag/digitalagencyjakarta/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://old.metamorphosys.co.id</link>
	<description>Creative &#38; Design Studio</description>
	<lastBuildDate>Fri, 26 Nov 2021 10:25:37 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.8.4</generator>

<image>
	<url>https://old.metamorphosys.co.id/wp-content/uploads/2018/05/cropped-MPS-Logo-for-favicon-01-01-32x32.png</url>
	<title>digitalagencyjakarta &#8211; Metamorphosys</title>
	<link>https://old.metamorphosys.co.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Tetap Pakai Social Media Walaupun Bisnis Sudah Offline</title>
		<link>https://old.metamorphosys.co.id/tetap-pakai-social-media-walaupun-bisnis-online/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=tetap-pakai-social-media-walaupun-bisnis-online&#038;utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=tetap-pakai-social-media-walaupun-bisnis-online</link>
					<comments>https://old.metamorphosys.co.id/tetap-pakai-social-media-walaupun-bisnis-online/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[metamorphosys]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 26 Nov 2021 10:24:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[#DigitalAgencyTangerang]]></category>
		<category><![CDATA[#DigitalMarketingAgency]]></category>
		<category><![CDATA[#JasaPembuatanWebsiteTangerang]]></category>
		<category><![CDATA[#SocialMediaManagement]]></category>
		<category><![CDATA[#SocialMediaMarketing]]></category>
		<category><![CDATA[Creative Agency Tangerang]]></category>
		<category><![CDATA[creativeagency]]></category>
		<category><![CDATA[creativeagencyjakarta]]></category>
		<category><![CDATA[creativeagencytangerang]]></category>
		<category><![CDATA[digitalagencyjakarta]]></category>
		<category><![CDATA[ManajemenMediaSosial]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.metamorphosys.co.id/?p=9231</guid>

					<description><![CDATA[<p>Social media adalah sebuah media online di mana penggunanya dapat dengan mudah berpartisipasi, berbagi, membuat konten atau tulisan. Di era digital seperti sekarang, anak kecil hingga orang dewasa pasti memiliki social media. Hal ini tentu memudahkan Anda dalam memberikan berbagai informasi untuk berbagai usia.Bukan hanya untuk berbagi informasi, social media juga telah menjadi sarana berkomunikasi dan berinteraksi secara online untuk [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://old.metamorphosys.co.id/tetap-pakai-social-media-walaupun-bisnis-online/">Tetap Pakai Social Media Walaupun Bisnis Sudah Offline</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://old.metamorphosys.co.id">Metamorphosys</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<em><i>Social media</i></em> adalah sebuah media <em><i>online</i></em> di mana penggunanya dapat dengan mudah berpartisipasi, berbagi, membuat konten atau tulisan. Di era digital seperti sekarang, anak kecil hingga orang dewasa pasti memiliki social media. Hal ini tentu memudahkan Anda dalam memberikan berbagai informasi untuk berbagai usia.Bukan hanya untuk berbagi informasi, <em><i>social media</i></em> juga telah menjadi sarana berkomunikasi dan berinteraksi secara online untuk melakukan pemasaran bisnis.Sebagai seorang pemilik bisnis, mencari, dan menemukan target pasar menjadi salah satu hal yang sulit. Namun kemungkinan besar dapat Anda capai dengan memanfaatkan <em><i>social media.</i></em><em><i> </i></em>Bukan hanya itu, <em><i>social media</i></em> secara tidak langsung juga dapat membantu Anda mengembangkan bisnis. Berikut adalah beberapa alasan kenapa social media harus tetap <em><i>Anda</i></em> pakai walaupun keadaan sudah kembali normal.

<strong><b>Mengenal Pelanggan Lebih Dekat</b></strong>

Kunci sukses dalam sebuah bisnis adalah dengan mengenal pelanggannya lebih dekat. Dengan memiliki <em><i>social media</i></em> untuk bisnis, proses pengenalan pelanggan menjadi lebih mudah. Cobalah menggunakan tools pendukung seperti Facebook Insight untuk mempelajari bahasa dominan yang diucapkan antara pengguna <em><i>social media</i></em> (usia atau jenis kelamin).

Informasi ini dapat membantu dalam proses branding dan promosi kepada target yang tepat. Dalam menggunakannya, Anda juga perlu melihat tren usia pengguna masing-masing  social media sebagai acuan dalam memilih <em><i>channel</i></em> promosi hingga pembuatan konten yang dapat menarik target.

<strong><b>Mendengar Keinginan Pelanggan</b></strong><strong><b> </b></strong>

<em><i>Feedback</i></em> positif maupun negatif dari konsumen adalah salah satu hal penting yang dapat meningkatkan <a href="https://www.jurnal.id/id/blog/2018-5-kiat-membangun-strategi-pemasaran-bisnis-salon-atau-kecantikan/">kualitas bisnis</a> menjadi lebih baik. Melalui <em><i>media sosial</i></em>, Anda akan dapat dengan cepat menerima <em><i>feedback</i></em> dari pelanggan. Biasanya mereka akan mengirimkan komentar pada sebuah postingan ataupun mengirimkan <em><i>direct message</i></em> secara langsung.Dengan  <em><i>social media</i></em>, Anda juga dapat mengetahui apa yang pelanggan inginkan dan butuhkan. <em><i>media sosial</i></em> juga dapat menjadi salah satu alat untuk mengukur tingkat kepuasan pelanggan terhadap produk atau jasa yang Anda miliki.

<strong>Baca juga : <a href="https://www.metamorphosys.co.id/metaverse-masa-depan-semua-bisnis/">Metaverse Masa Depan Semua Bisnis</a></strong>

<strong><b>Merespon dengan Cepat</b></strong>

Setelah pelanggan memberikan respon melalui <em><i> media sosial</i></em>, sebagai perusahaan yang baik, Anda harus menanggapi semua <em><i>feedback</i></em> dengan baik dan cepat. Jika zaman dahulu pelanggan mengeluh melalui telepon, kini mereka akan menyampaikan keluhan melalui <em><i>media sosial</i></em>.

Namun, kebanyakan perusahaan hanya memfokuskan menjawab keluhan melalui telepon dan mengabaikan keluhan melalui <em><i>media sosial</i></em>. Padahal, keluhan pada  <em><i>media sosial</i></em> dapat dibaca dengan cepat oleh pelanggan yang mengikuti  <em><i>social media</i></em> Anda.

Jadi jangan pernah abaikan satu pun komentar pada <em><i>media sosial </i></em>dan cobalah buat SOP dalam penanganan keluhan dan pertanyaan melalui <em><i>media sosial</i></em>.

<strong><b>Melihat Persaingan Pasar</b></strong>

Melalui media sosial, Anda bisa mendapatkan berbagai informasi dari kompetitor. Dari informasi yang didapat, Anda dapat menganalisa informasi tersebut untuk mengetahui kelebihan dan kekurangan kompetitor untuk meningkatkan strategi pemasaran.

Cobalah perhatikan <em><i>followers</i></em> kompetitor dan lihat bagaimana cara mereka memasarkan produknya. Dengan bekal informasi tersebut, Anda dapat dengan mudah membuat strategi dan rencana pemasaran, hingga mengembangkan konten yang sesuai dengan target.

Anda juga bisa mulai membuat promo digital dengan membagikan <em><i>referral code</i></em> atau membuat kegiatan <em><i>media sosial </i></em>seperti kontes foto atau kuis untuk menarik dan meningkatkan daya saing pasar.

<strong><b>Meningkatkan Pengunjung Website</b></strong>

Semakin banyak pengunjung website, semakin besar juga peluang produk Anda dibeli. Dalam hal ini, <em><i>media sosial</i></em> dapat membantu meningkatkan pengunjung website dan berdampak positif terhadap website rangking pada halaman Google.

Jika Anda memiliki konten yang menarik, website Anda juga dapat memperoleh banyak traffic yang berdampak positif terhadap SEO. Jadi, untuk meningkatkan pengunjung dan traffic ke website, jangan lupa untuk memberikan link di setiap postingan  <em><i>media sosial</i></em> Anda.<p><a class="a2a_button_facebook" href="https://www.addtoany.com/add_to/facebook?linkurl=https%3A%2F%2Fold.metamorphosys.co.id%2Ftetap-pakai-social-media-walaupun-bisnis-online%2F&amp;linkname=Tetap%20Pakai%C2%A0Social%20Media%C2%A0Walaupun%20Bisnis%20Sudah%20Offline" title="Facebook" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_twitter" href="https://www.addtoany.com/add_to/twitter?linkurl=https%3A%2F%2Fold.metamorphosys.co.id%2Ftetap-pakai-social-media-walaupun-bisnis-online%2F&amp;linkname=Tetap%20Pakai%C2%A0Social%20Media%C2%A0Walaupun%20Bisnis%20Sudah%20Offline" title="Twitter" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_email" href="https://www.addtoany.com/add_to/email?linkurl=https%3A%2F%2Fold.metamorphosys.co.id%2Ftetap-pakai-social-media-walaupun-bisnis-online%2F&amp;linkname=Tetap%20Pakai%C2%A0Social%20Media%C2%A0Walaupun%20Bisnis%20Sudah%20Offline" title="Email" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_whatsapp" href="https://www.addtoany.com/add_to/whatsapp?linkurl=https%3A%2F%2Fold.metamorphosys.co.id%2Ftetap-pakai-social-media-walaupun-bisnis-online%2F&amp;linkname=Tetap%20Pakai%C2%A0Social%20Media%C2%A0Walaupun%20Bisnis%20Sudah%20Offline" title="WhatsApp" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_linkedin" href="https://www.addtoany.com/add_to/linkedin?linkurl=https%3A%2F%2Fold.metamorphosys.co.id%2Ftetap-pakai-social-media-walaupun-bisnis-online%2F&amp;linkname=Tetap%20Pakai%C2%A0Social%20Media%C2%A0Walaupun%20Bisnis%20Sudah%20Offline" title="LinkedIn" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_copy_link" href="https://www.addtoany.com/add_to/copy_link?linkurl=https%3A%2F%2Fold.metamorphosys.co.id%2Ftetap-pakai-social-media-walaupun-bisnis-online%2F&amp;linkname=Tetap%20Pakai%C2%A0Social%20Media%C2%A0Walaupun%20Bisnis%20Sudah%20Offline" title="Copy Link" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_dd addtoany_share_save addtoany_share" href="https://www.addtoany.com/share#url=https%3A%2F%2Fold.metamorphosys.co.id%2Ftetap-pakai-social-media-walaupun-bisnis-online%2F&#038;title=Tetap%20Pakai%C2%A0Social%20Media%C2%A0Walaupun%20Bisnis%20Sudah%20Offline" data-a2a-url="https://old.metamorphosys.co.id/tetap-pakai-social-media-walaupun-bisnis-online/" data-a2a-title="Tetap Pakai Social Media Walaupun Bisnis Sudah Offline"></a></p><p>The post <a rel="nofollow" href="https://old.metamorphosys.co.id/tetap-pakai-social-media-walaupun-bisnis-online/">Tetap Pakai Social Media Walaupun Bisnis Sudah Offline</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://old.metamorphosys.co.id">Metamorphosys</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://old.metamorphosys.co.id/tetap-pakai-social-media-walaupun-bisnis-online/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>3 Cara agar Tidak Kehabisan Ide Konten Media Sosial.</title>
		<link>https://old.metamorphosys.co.id/3-cara-agar-tidak-kehabisan-ide-konten-media-sosial/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=3-cara-agar-tidak-kehabisan-ide-konten-media-sosial&#038;utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=3-cara-agar-tidak-kehabisan-ide-konten-media-sosial</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[metamorphosys]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 09 Nov 2021 02:31:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[#DigitalAgencyTangerang]]></category>
		<category><![CDATA[#DigitalMarketingAgency]]></category>
		<category><![CDATA[#JasaPembuatanWebsiteTangerang]]></category>
		<category><![CDATA[#SocialMediaManagement]]></category>
		<category><![CDATA[#SocialMediaMarketing]]></category>
		<category><![CDATA[Creative Agency Tangerang]]></category>
		<category><![CDATA[creativeagency]]></category>
		<category><![CDATA[creativeagencyjakarta]]></category>
		<category><![CDATA[creativeagencytangerang]]></category>
		<category><![CDATA[digitalagencyjakarta]]></category>
		<category><![CDATA[JasaPembuatWebsite]]></category>
		<category><![CDATA[ManajemenMediaSosial]]></category>
		<category><![CDATA[socialmediabranding]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.metamorphosys.co.id/?p=9200</guid>

					<description><![CDATA[<p>Konten media sosial adalah bahan bakar utama untuk dunia digital. Tidak hanya dalam bentuk tulisan saja, namun juga foto dan video. Dan seringkali kita kehabisan ide membuat konten untuk semua media sosial yang kita miliki. Ide yang unik seringkali datang dari mana saja. Entah itu berasal dari video YouTube atau dari kehidupan sehari-hari . Mereka [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://old.metamorphosys.co.id/3-cara-agar-tidak-kehabisan-ide-konten-media-sosial/">3 Cara agar Tidak Kehabisan Ide Konten Media Sosial.</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://old.metamorphosys.co.id">Metamorphosys</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[Konten media sosial adalah bahan bakar utama untuk dunia digital. Tidak hanya dalam bentuk tulisan saja, namun juga foto dan video. Dan seringkali kita kehabisan ide membuat konten untuk semua media sosial yang kita miliki.

Ide yang unik seringkali datang dari mana saja. Entah itu berasal dari video YouTube atau dari kehidupan sehari-hari . Mereka memiliki peran untuk memberikan ide untuk kamu membuat konten. Berikut ini adalah lima sumber yang bisa kamu gunakan sebagai tempat mencari ide membuat konten media sosial.

&nbsp;
<ol>
 	<li>Mempelajari Kompetitor dari Industri Sejenis.</li>
</ol>
Sebuah ide konten tidak harus keluar dari bayang-bayang atau dari riset yang dilakukan dari kepala sendiri. Kita bisa mendapatkannya dengan cara melihat kompetitor dari Industri sejenis.

Salah satu tempat untuk mendapatkan inspirasi adalah melalui Instagram dari kompetitor sejenis. Pada media sosial kompetitor kita bisa mengetahui pergerakan apa saja yang sedang dibuat oleh kompetitor, sehingga kita bisa terus update dan tidak tertinggal dari mereka

Seringkali akun media sosial kompetitor ini diabaikan oleh para pembuat konten karena dianggap “lawan”. Tetapi sisi positifnya kita dapat mengambil keuntungan dari sini dengan menggunakannya sebagai tempat mencari inspirasi konten terbaru.

&nbsp;
<ol start="2">
 	<li>Bertanya pada Audience</li>
</ol>
Tanpa <em><i>audiens</i></em> sebuah media sosial itu bagaikan sebuah pasar yang sepi pengunjung (rugi). Para pengunjung tersebut tentunya datang karena sebuah hal, informasi yang ingin mereka dapatkan melalui konten milik kita sendiri. Nah, sekarang bagaimana jika jenis konten yang mereka dapatkan hanya itu-itu saja alias tidak ada hal terbaru yang mungkin mereka ingin temukan?

Salah satu cara mendapatkan inspirasi untuk membuat konten yang laris dan menjual adalah bertanya pada pembaca. Ini seperti menanyakan pada pelanggan restoran mengenai makanan apa yang mereka ingin pesan dari daftar menu.

Seringkali kita sebagai penyedia konten hanya sekedar membuat tanpa memperhatikan audiens yang kita target. Padahal jika kita ingin membangun sebuah <em><i>brand</i></em>, kita perlu untuk memulainya dari pola pikir para audiens. Kita bisa mulai menerima masukan dari mereka melalui DM, inbox ataupun media lainnya seperti fitur stories dll.

Baca juga : <a href="https://www.metamorphosys.co.id/konten-shareable-aja-ngga-cukup-ini-6-tips-jitu-supaya-konten-kamu-savable/">Konten Shareable aja gak cukup, ini tips supaya konten kamu saveable.</a>
<ol start="3">
 	<li>Terhubung dengan KOL</li>
</ol>
Dalam membuat konten, bukan berarti kita harus mengerjakannya di dalam kantor sendiri. Namun kita harus berkolaborasi dengan para <em><i>experts</i></em>, para <em><i>Key </i></em><em><i>opinion leaders</i></em>, dan tentunya para <em><i>influencers</i></em>.

Para <em><i>influencers</i></em><em><i> </i></em>yang bisa kalian ajak untuk berkolaborasi misalnya para blogger, para YouTuber, atau bisa juga menggunakan <em><i>selebgram</i></em>. Tentunya para <em><i>influencers</i></em><em><i> </i></em>ini telah memiliki basis masa dan jenis-jenis konten yang beragam. Ada baiknya memilih mereka yang memiliki kedekatan atau korelasi langsung dengan jenis konten yang ingin kita buat.

&nbsp;

Semoga dengan tips-tips jitu ini, bisa membantu dan menginspirasi Anda agar terus kreatif dalam membuat konten. <strong>Metamorphosys</strong> dapat membantu Anda menyesuaikan strategi <em>content development</em> yang tepat untuk <em>brand</em> atau perusahaan Anda di Instagram dan juga <em>platform</em> media sosial lain. Hubungi tim berpengalaman kami untuk membantu kebutuhan Anda.<p><a class="a2a_button_facebook" href="https://www.addtoany.com/add_to/facebook?linkurl=https%3A%2F%2Fold.metamorphosys.co.id%2F3-cara-agar-tidak-kehabisan-ide-konten-media-sosial%2F&amp;linkname=3%20Cara%20agar%C2%A0Tidak%20Kehabisan%20Ide%20Konten%20Media%20Sosial." title="Facebook" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_twitter" href="https://www.addtoany.com/add_to/twitter?linkurl=https%3A%2F%2Fold.metamorphosys.co.id%2F3-cara-agar-tidak-kehabisan-ide-konten-media-sosial%2F&amp;linkname=3%20Cara%20agar%C2%A0Tidak%20Kehabisan%20Ide%20Konten%20Media%20Sosial." title="Twitter" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_email" href="https://www.addtoany.com/add_to/email?linkurl=https%3A%2F%2Fold.metamorphosys.co.id%2F3-cara-agar-tidak-kehabisan-ide-konten-media-sosial%2F&amp;linkname=3%20Cara%20agar%C2%A0Tidak%20Kehabisan%20Ide%20Konten%20Media%20Sosial." title="Email" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_whatsapp" href="https://www.addtoany.com/add_to/whatsapp?linkurl=https%3A%2F%2Fold.metamorphosys.co.id%2F3-cara-agar-tidak-kehabisan-ide-konten-media-sosial%2F&amp;linkname=3%20Cara%20agar%C2%A0Tidak%20Kehabisan%20Ide%20Konten%20Media%20Sosial." title="WhatsApp" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_linkedin" href="https://www.addtoany.com/add_to/linkedin?linkurl=https%3A%2F%2Fold.metamorphosys.co.id%2F3-cara-agar-tidak-kehabisan-ide-konten-media-sosial%2F&amp;linkname=3%20Cara%20agar%C2%A0Tidak%20Kehabisan%20Ide%20Konten%20Media%20Sosial." title="LinkedIn" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_copy_link" href="https://www.addtoany.com/add_to/copy_link?linkurl=https%3A%2F%2Fold.metamorphosys.co.id%2F3-cara-agar-tidak-kehabisan-ide-konten-media-sosial%2F&amp;linkname=3%20Cara%20agar%C2%A0Tidak%20Kehabisan%20Ide%20Konten%20Media%20Sosial." title="Copy Link" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_dd addtoany_share_save addtoany_share" href="https://www.addtoany.com/share#url=https%3A%2F%2Fold.metamorphosys.co.id%2F3-cara-agar-tidak-kehabisan-ide-konten-media-sosial%2F&#038;title=3%20Cara%20agar%C2%A0Tidak%20Kehabisan%20Ide%20Konten%20Media%20Sosial." data-a2a-url="https://old.metamorphosys.co.id/3-cara-agar-tidak-kehabisan-ide-konten-media-sosial/" data-a2a-title="3 Cara agar Tidak Kehabisan Ide Konten Media Sosial."></a></p><p>The post <a rel="nofollow" href="https://old.metamorphosys.co.id/3-cara-agar-tidak-kehabisan-ide-konten-media-sosial/">3 Cara agar Tidak Kehabisan Ide Konten Media Sosial.</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://old.metamorphosys.co.id">Metamorphosys</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Konten Shareable Aja Ngga Cukup! Ini 6 Tips Jitu Supaya Konten Kamu Savable</title>
		<link>https://old.metamorphosys.co.id/konten-shareable-aja-ngga-cukup-ini-6-tips-jitu-supaya-konten-kamu-savable/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=konten-shareable-aja-ngga-cukup-ini-6-tips-jitu-supaya-konten-kamu-savable&#038;utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=konten-shareable-aja-ngga-cukup-ini-6-tips-jitu-supaya-konten-kamu-savable</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[metamorphosys]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 02 Nov 2021 06:34:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[#DigitalAgencyTangerang]]></category>
		<category><![CDATA[#DigitalMarketingAgency]]></category>
		<category><![CDATA[#gojek]]></category>
		<category><![CDATA[#JasaPembuatanWebsiteTangerang]]></category>
		<category><![CDATA[#SocialMediaManagement]]></category>
		<category><![CDATA[#SocialMediaMarketing]]></category>
		<category><![CDATA[Creative Agency Tangerang]]></category>
		<category><![CDATA[creativeagency]]></category>
		<category><![CDATA[creativeagencytangerang]]></category>
		<category><![CDATA[digitalagencyjakarta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.metamorphosys.co.id/?p=9195</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tak bisa dipungkiri, Instagram saat ini menjadi platform yang tepat bagi setiap orang bahkan perusahaan (brand) skala apapun untuk melakukan kegiatan social media marketing. Banyak brand hadir di media sosial saat ini untuk membagikan konten-konten yang bermanfaat bagi para pengikut atau pelanggan mereka. Tapi semakin berkembangnya suatu platform digital dan perubahan cara konsumsi membuat sesuatu yang [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://old.metamorphosys.co.id/konten-shareable-aja-ngga-cukup-ini-6-tips-jitu-supaya-konten-kamu-savable/">Konten Shareable Aja Ngga Cukup! Ini 6 Tips Jitu Supaya Konten Kamu Savable</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://old.metamorphosys.co.id">Metamorphosys</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[Tak bisa dipungkiri, Instagram saat ini menjadi <em>platform</em> yang tepat bagi setiap orang bahkan perusahaan (<em>brand</em>) skala apapun untuk melakukan kegiatan <em>social media marketing</em>. Banyak <em>brand </em>hadir di media sosial saat ini untuk membagikan konten-konten yang bermanfaat bagi para pengikut atau pelanggan mereka. Tapi semakin berkembangnya suatu <em>platform digital</em> dan perubahan cara konsumsi membuat sesuatu yang ada di media sosial tidak hanya harus bermanfaat bagi seseorang tapi juga dapat dibagikan ke kerabat atau sesama pengguna media sosial lain.

Seiring dengan perkembangan tersebut, saat ini cara konsumsi konten pengguna media sosial pun terus berkembang tanpa henti. Konten yang <em>shareable</em> memang memiliki nilai konversi <em>engagement meter</em> yang tinggi, tapi bukan yang tertinggi saat ini. Konten yang <em>savable</em> adalah yang memiliki <em>engagement rate meter</em> tertinggi saat ini. Hal ini pun berdampak pada strategi pembuatan yang perlu diketahui oleh setiap orang atau perusahaan yang membagikan konten mereka di <em>platform</em> tersebut.

Berikut tips jitu agar yang dibagikan tidak hanya menjadi konten <em>shareable</em> tetapi juga memiliki kekuatan untuk menjadi konten yang <em>savable</em>:

&nbsp;
<ol>
 	<li><strong><b> Buat Konten Yang Orisinil</b></strong></li>
</ol>
Buatlah yang baru dan otentik menyesuaikan dengan topik yang dibahas. Topik yang otentik dan baru dapat menarik perhatian audiens di Instagram sehingga konten yang dikonsumsi oleh audiens di Instagram memiliki nilai pembeda dan memudahkan suatu <em>brand</em> diingat di media sosial.
<ol start="2">
 	<li><strong><b>Fokus Gunakan </b></strong><strong><em><b>Copywriting </b></em></strong><strong><b>yang Persuasif dan Ciptakan </b></strong><strong><em><b>Headline</b></em></strong><strong><b>Yang </b></strong><strong><em><b>Powerful</b></em></strong></li>
</ol>
<a href="https://en.wikipedia.org/wiki/Headline"><em>Headline</em></a> yang baik membangkitkan minat dan mengundang pembaca. Pertimbangkan statistik berikut:
<ul>
 	<li>80 persen orang akan membaca <em>headline</em>Anda</li>
 	<li>Tapi hanya 20 persen dari orang tadi akan membaca seluruh isi konten Anda.</li>
</ul>
Ini yang membuat <em>headline</em> Anda sama pentingnya dengan artikel itu sendiri.
<ol start="3">
 	<li><strong><b> Bisa Memberikan Jawaban</b></strong></li>
</ol>
Ketika audiens melakukan kegiatan di Instagram, yang mereka inginkan adalah konten yang dapat menghibur, memberi pengetahuan dan jawaban. Sama halnya ketika orang membaca sebuah postingan blog, melihat infografik, atau menonton sebuah video, mereka menginginkan jawaban untuk mendapat pengetahuan. Tips penting untuk Anda, orang tidak hanya menginginkan jawaban, tapi mereka menginginkan jawaban dengan cepat dan tepat. Jadi buat Anda mudah dibaca agar orang bisa menangkap bagian yang penting dengan cepat dan <em>data oriented</em>.

Baca: <a href="https://www.metamorphosys.co.id/naikkan-kualitas-desain-grafis-dengan-8-hal-ini/">Naikan Kualitas Design dengan 8 Hal ini</a>
<ol start="4">
 	<li><strong>Buat </strong><strong><em>Followers</em></strong><strong>Bertanya-Tanya</strong></li>
</ol>
Ini bukan berarti membuat postingan yang belum selesai, tapi menyertakan pertanyaan yang membuat pembaca merefleksikan bagaimana mereka bisa mengimpelementasikan pengetahuan yang Anda berikan.
<ol start="5">
 	<li><strong>Orang Menyukai Cerita</strong></li>
</ol>
Anda bisa gunakan anekdot di bagian perkenalan atau cerita dalam postingan. Cerita bisa membantu mengklarifikasi sebuah poin. Bila memungkinkan, tambahkan cerita pada postingan Anda. Ini akan membuat postingan lebih menarik perhatian dan juga membantu pembaca untuk belajar.
<ol start="6">
 	<li><strong><b>Konten Yang Bagus Selalu </b></strong><strong><em><b>Memorable</b></em></strong></li>
</ol>
Konten yang bagus tidak hanya menghibur Anda selama 2 menit dan lalu hilang dari pikiran. Hal itu selalu Anda ingat, membuat Anda kembali mengunjunginya, dan merekomendasikannya ke teman atau kolega. Anda bisa membua lebih <em>memorable</em> dengan memastikan menjawab pertanyaan, “Jadi apa?" atau dengan membuat konten yang tidak hanya meniru apa yang orang lain sudah katakan.

Semoga dengan tips-tips jitu ini, bisa membantu dan menginspirasi Anda dalam bersiap untuk membuat konten yang <em>savable</em> serta menampilkan <em>brand</em> terbaik Anda dan mampu ‘menghipnotis’ pengunjung untuk menyukai, mengikuti, dan atau bahkan membeli produk atau layanan Anda. <strong>Metamorphosys</strong> dapat membantu Anda menyesuaikan strategi <em>content development</em> yang tepat untuk <em>brand</em> atau perusahaan Anda di Instagram dan juga <em>platform</em> media sosial lain. Hubungi tim berpengalaman kami untuk membantu kebutuhan Anda.

<strong>Penulis: Ryan Stevan</strong><p><a class="a2a_button_facebook" href="https://www.addtoany.com/add_to/facebook?linkurl=https%3A%2F%2Fold.metamorphosys.co.id%2Fkonten-shareable-aja-ngga-cukup-ini-6-tips-jitu-supaya-konten-kamu-savable%2F&amp;linkname=Konten%20Shareable%C2%A0Aja%20Ngga%20Cukup%21%20Ini%206%20Tips%20Jitu%20Supaya%20Konten%20Kamu%20Savable" title="Facebook" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_twitter" href="https://www.addtoany.com/add_to/twitter?linkurl=https%3A%2F%2Fold.metamorphosys.co.id%2Fkonten-shareable-aja-ngga-cukup-ini-6-tips-jitu-supaya-konten-kamu-savable%2F&amp;linkname=Konten%20Shareable%C2%A0Aja%20Ngga%20Cukup%21%20Ini%206%20Tips%20Jitu%20Supaya%20Konten%20Kamu%20Savable" title="Twitter" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_email" href="https://www.addtoany.com/add_to/email?linkurl=https%3A%2F%2Fold.metamorphosys.co.id%2Fkonten-shareable-aja-ngga-cukup-ini-6-tips-jitu-supaya-konten-kamu-savable%2F&amp;linkname=Konten%20Shareable%C2%A0Aja%20Ngga%20Cukup%21%20Ini%206%20Tips%20Jitu%20Supaya%20Konten%20Kamu%20Savable" title="Email" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_whatsapp" href="https://www.addtoany.com/add_to/whatsapp?linkurl=https%3A%2F%2Fold.metamorphosys.co.id%2Fkonten-shareable-aja-ngga-cukup-ini-6-tips-jitu-supaya-konten-kamu-savable%2F&amp;linkname=Konten%20Shareable%C2%A0Aja%20Ngga%20Cukup%21%20Ini%206%20Tips%20Jitu%20Supaya%20Konten%20Kamu%20Savable" title="WhatsApp" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_linkedin" href="https://www.addtoany.com/add_to/linkedin?linkurl=https%3A%2F%2Fold.metamorphosys.co.id%2Fkonten-shareable-aja-ngga-cukup-ini-6-tips-jitu-supaya-konten-kamu-savable%2F&amp;linkname=Konten%20Shareable%C2%A0Aja%20Ngga%20Cukup%21%20Ini%206%20Tips%20Jitu%20Supaya%20Konten%20Kamu%20Savable" title="LinkedIn" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_copy_link" href="https://www.addtoany.com/add_to/copy_link?linkurl=https%3A%2F%2Fold.metamorphosys.co.id%2Fkonten-shareable-aja-ngga-cukup-ini-6-tips-jitu-supaya-konten-kamu-savable%2F&amp;linkname=Konten%20Shareable%C2%A0Aja%20Ngga%20Cukup%21%20Ini%206%20Tips%20Jitu%20Supaya%20Konten%20Kamu%20Savable" title="Copy Link" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_dd addtoany_share_save addtoany_share" href="https://www.addtoany.com/share#url=https%3A%2F%2Fold.metamorphosys.co.id%2Fkonten-shareable-aja-ngga-cukup-ini-6-tips-jitu-supaya-konten-kamu-savable%2F&#038;title=Konten%20Shareable%C2%A0Aja%20Ngga%20Cukup%21%20Ini%206%20Tips%20Jitu%20Supaya%20Konten%20Kamu%20Savable" data-a2a-url="https://old.metamorphosys.co.id/konten-shareable-aja-ngga-cukup-ini-6-tips-jitu-supaya-konten-kamu-savable/" data-a2a-title="Konten Shareable Aja Ngga Cukup! Ini 6 Tips Jitu Supaya Konten Kamu Savable"></a></p><p>The post <a rel="nofollow" href="https://old.metamorphosys.co.id/konten-shareable-aja-ngga-cukup-ini-6-tips-jitu-supaya-konten-kamu-savable/">Konten Shareable Aja Ngga Cukup! Ini 6 Tips Jitu Supaya Konten Kamu Savable</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://old.metamorphosys.co.id">Metamorphosys</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Belajar dari Redesain Merek Logo yang Gagal: Gap</title>
		<link>https://old.metamorphosys.co.id/belajar-dari-redesain-merek-logo-yang-gagal-gap/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=belajar-dari-redesain-merek-logo-yang-gagal-gap&#038;utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=belajar-dari-redesain-merek-logo-yang-gagal-gap</link>
					<comments>https://old.metamorphosys.co.id/belajar-dari-redesain-merek-logo-yang-gagal-gap/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[metamorphosys]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 04 Oct 2021 12:19:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[#DigitalAgencyTangerang]]></category>
		<category><![CDATA[#DigitalMarketingAgency]]></category>
		<category><![CDATA[#JasaPembuatanWebsiteTangerang]]></category>
		<category><![CDATA[#SocialMediaManagement]]></category>
		<category><![CDATA[#SocialMediaMarketing]]></category>
		<category><![CDATA[creativeagency]]></category>
		<category><![CDATA[creativeagencytangerang]]></category>
		<category><![CDATA[digitalagencyjakarta]]></category>
		<category><![CDATA[ManajemenMediaSosial]]></category>
		<category><![CDATA[socialmediabranding]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.metamorphosys.co.id/?p=8892</guid>

					<description><![CDATA[<p>Mengenal Merek Gap? Gap adalah sebuah merek terkenal, di industri pakaian dan aksesoris pengecer yang didirikan pada tahun 1969 Gap berdiri sebagai salah satu pengecer khusus global terbesar karena popularitasnya di seluruh negara eropa maupun asia. Pada tahun 2010, menyusul penurunan penjualan setelah Krisis Keuangan 2008, Gap memutuskan untuk mendesain ulang logo yang sudah berdiri [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://old.metamorphosys.co.id/belajar-dari-redesain-merek-logo-yang-gagal-gap/">Belajar dari Redesain Merek Logo yang Gagal: Gap</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://old.metamorphosys.co.id">Metamorphosys</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<b>Mengenal Merek Gap?</b>

Gap adalah sebuah merek terkenal, di industri pakaian dan aksesoris pengecer yang didirikan pada tahun 1969

Gap berdiri sebagai salah satu pengecer khusus global terbesar karena popularitasnya di seluruh negara eropa maupun asia. Pada tahun 2010, menyusul penurunan penjualan setelah Krisis Keuangan 2008, Gap memutuskan untuk mendesain ulang logo yang sudah berdiri selama 20 tahun, sehingga memunculkan fenomena 'Gapgate'. Artikel ini akan membahas kegagalan desain ulang logo ini, menyoroti pelajaran yang harus dipelajari oleh perusahaan dalam hal strategi pengembangan merek atau strategi <i>rebranding </i>untuk perusahaan.

<b>Perubahan Logo Gap </b>

Logo lama Gap yang sangat dikenal, yang mewakili merek dari tahun 1990 hingga 2010, adalah kotak biru tua sederhana yang menampilkan nama 'Gap' dalam tulisan serif putih. Biasanya, sebuah merek akan mengalami <i>rebranding visual </i>setelah perubahan signifikan dalam strategi perusahaan, yang menjamin sinyal <i>visual </i>untuk sesuatu yang baru dalam organisasi. Oleh karena itu, pergolakan logo asli yang hampir selesai pada tahun 2010 terbukti menjadi kejutan yang dirasakan (dan diungkapkan) baik di kalangan konsumen maupun komunitas profesional.

<i>Logo baru Gap: 6 Oktober 2010</i>

<i>
</i>Logo Gap lama menghilang hampir dalam semalam. Logo tersebut langsung berubah pada 6 Oktober 2010, dengan logo baru yang menampilkan kotak biru tua yang jauh lebih kecil dan nama 'Gap' ditulis dengan huruf Helvetica hitam tebal. Logo baru ini dirancang oleh agensi kreatif terkemuka di New York, Laird and Partners, yang memiliki reputasi kuat di bidang <i>branding </i>dan komunikasi di industri <i>fashion</i>. Diperkirakan menelan biaya sekitar Rp 100 juta. Wakil presiden komunikasi perusahaan Gap, Bill Chandler, ketika ditanya tentang perubahan tersebut, berkata, “<i>Kami percaya ini adalah ekspresi yang lebih kontemporer dan modern. Satu-satunya </i><i>anggukan ke masa lalu adalah masih ada kotak biru, tetapi terlihat ke depan</i>”. Seorang juru bicara Gap menambahkan bahwa logo baru itu dimaksudkan untuk menandakan transisi Gap dari "<i>klasik, desain </i><i>Amerika</i>" menjadi "<i>modern, seksi, dan keren</i>."

Gap tampaknya telah memulai misi untuk memodernisasi dan meremajakan perusahaan, bersama dengan angka penjualan dan harga sahamnya. Dorongan untuk memodernisasi ini telah dikritik sebagai "<i>kepanikan untuk melakukan sesuatu, dan cepat</i>", untuk memperbaiki penurunan penjualan (Baekdal, 2010), dengan angka yang menunjukkan bahwa penjualan toko yang sama pada saat itu turun 4%, menyusul penurunan 10% tahun sebelumnya. Konsensus kedua adalah bahwa Gap hanya mengalami "kelelahan merek" setelah mempertahankan logo yang sama selama lebih dari 20 tahun, mendesain ulang "<i>demi perubahan</i>" (Enderwick, 2014).

<b>Berapa Lama Logo Gap Baru Bertahan? </b>

<i>Logo lama kembali: 12 Oktober 2010  </i>

Dalam perputaran cepat yang memalukan, Gap mengambil keputusan untuk kembali ke logo lama 1990 setelah kurang dari satu minggu (pada 12 Oktober 2010). Juru bicara yang sama, sekarang mundur dari komentar aslinya “<i>modern, seksi dan keren</i>”, menyatakan bahwa “<i>kami telah belajar betapa banyak  </i><i>energi yang ada di sekitar merek kami, dan setelah banyak berpikir, kami telah memutuskan untuk  </i><i>kembali ke ikon kami. logo kotak biru</i>”.

<b>Apa yang Dapat Dipelajari Merek dari Kesalahan Gap? </b>

Studi kasus ini telah mengungkapkan bahwa logo perusahaan memainkan peran sentral dalam menghubungkan konsumen dengan merek, dan oleh karena itu dalam meningkatkan ekuitas merek. Berikut adalah empat pelajaran utama yang dapat dipetik dari kesalahan Gap dalam penilaian

rebranding:<b>1. </b>

<b>Pelanggan Lebih Peduli daripada yang Anda Pikirkan </b>

Sebisa mungkin kita semua mencoba untuk tidak menilai buku dari sampulnya – kita semua melakukannya. Hal yang sama berlaku untuk merek. Kami sering menilai sebuah merek hanya berdasarkan logo dan estetikanya saja, dan Gap telah membuktikan bahwa mengubah logo Anda dapat merusak sejauh mana orang dapat mengenali dan mempercayai Anda. Merek harus menyadari bahwa konsumen tidak bosan dengan logo secepat yang mungkin dilakukan karyawan, karena mereka lebih jarang terpapar logo tersebut. Jika Anda berencana untuk mengubah logo Anda, ada baiknya untuk memperingatkan pelanggan Anda terlebih dahulu karena mereka mungkin lebih peduli daripada yang Anda pikirkan.

baca juga : <a href="https://www.metamorphosys.co.id/social-media-marketing-2/">5 tips sosial media design yang "outstanding"</a>
<ol start="2">
 	<li><b>Logo Anda Mewakili Siapa Anda</b></li>
</ol>
Mengubah identitas visual Anda memiliki kekuatan untuk mengubah cara konsumen memandang Anda. Logo sering kali merupakan cara paling efisien untuk menyatakan siapa Anda karena logo hampir selalu menjadi hal pertama (selain nama merek) yang dihubungi konsumen. Membuat perubahan visual yang signifikan memiliki efek menggusur semua asosiasi merek yang terbentuk sebelumnya, menempatkan Anda kembali ke titik awal dalam hal mengembangkan identitas Anda. Daripada menghilangkan esensi keseluruhan dari logo Anda, buatlah perubahan kecil dan bertahap yang memungkinkan konsumen untuk terus mengenali Anda dengan cara yang sama.
<ol start="3">
 	<li><b>Buat Strategi Rebranding Anda Masuk Akal</b></li>
</ol>
Seperti kata pepatah, 'jika tidak rusak, jangan perbaiki'. Kesenjangan pada saat perubahan tidak menunjukkan indikasi loyalitas atau pengakuan merek yang goyah, dan meskipun penjualan merosot, desain ulang logo tampak sedikit acak. Penyegaran logo bukanlah hal yang buruk, tetapi harus mencerminkan perubahan realitas organisasi atau perubahan arah merek untuk menjadi sukses. <i>Visual </i>harus menjadi langkah terakhir dalam pergeseran strategis. Jika logo baru Anda tidak menyelesaikan masalah yang berbeda, Anda sebaiknya membiarkannya karena konsekuensinya bisa sama negatifnya dengan positifnya.
<ol start="4">
 	<li><b>Waspadai Media Sosial</b></li>
</ol>
Internet menyediakan ruang bagi berita dan opini untuk menyebar seperti api. <i>Word of mouth  </i><i>online </i>perlu dipertanggungjawabkan dan dipantau oleh merek. Reaksi yang merugikan dapat mengakibatkan reputasi merek yang buruk. Asosiasi merek negatif dapat dengan cepat berkembang dan, pada gilirannya, dapat berdampak negatif pada ekuitas merek Anda (dan keuntungan Anda).

<b>Kesimpulan </b>

Sulit untuk memprediksi bagaimana orang akan bereaksi terhadap strategi <i>branding </i>baru. Studi kasus ini menggambarkan kekuatan logo untuk mendefinisikan siapa Anda dan bertindak sebagai titik koneksi antara Anda dan pelanggan Anda. Melakukan perubahan drastis pada titik koneksi ini harus dilakukan sejalan dengan <i>branding </i>dan strategi bisnis yang lebih luas. Jika tidak, merek berisiko menghadapi kemarahan konsumen yang pendapatnya dengan mudah merusak reputasi mereka.

Metamorphosys dapat membantu Anda menyesuaikan strategi <i>branding </i>yang tepat denganmempertimbangkan banyak sisi, salah satunya dari sisi <i>visual </i>seperti identitas <i>visual</i>, perancangandesain <i>stationery</i>, supergrafis dan turunan lainnya dari ruang lingkup <i>branding</i>. Hubungi tim berpengalaman kami untuk dapat membantu menjawab kebutuhan Anda.Sumber: https://www.thebrandingjournal.com/2021/04/learnings-gap-logo-redesign-fail/<p><a class="a2a_button_facebook" href="https://www.addtoany.com/add_to/facebook?linkurl=https%3A%2F%2Fold.metamorphosys.co.id%2Fbelajar-dari-redesain-merek-logo-yang-gagal-gap%2F&amp;linkname=Belajar%20dari%20Redesain%20Merek%20Logo%20yang%20Gagal%3A%20Gap" title="Facebook" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_twitter" href="https://www.addtoany.com/add_to/twitter?linkurl=https%3A%2F%2Fold.metamorphosys.co.id%2Fbelajar-dari-redesain-merek-logo-yang-gagal-gap%2F&amp;linkname=Belajar%20dari%20Redesain%20Merek%20Logo%20yang%20Gagal%3A%20Gap" title="Twitter" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_email" href="https://www.addtoany.com/add_to/email?linkurl=https%3A%2F%2Fold.metamorphosys.co.id%2Fbelajar-dari-redesain-merek-logo-yang-gagal-gap%2F&amp;linkname=Belajar%20dari%20Redesain%20Merek%20Logo%20yang%20Gagal%3A%20Gap" title="Email" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_whatsapp" href="https://www.addtoany.com/add_to/whatsapp?linkurl=https%3A%2F%2Fold.metamorphosys.co.id%2Fbelajar-dari-redesain-merek-logo-yang-gagal-gap%2F&amp;linkname=Belajar%20dari%20Redesain%20Merek%20Logo%20yang%20Gagal%3A%20Gap" title="WhatsApp" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_linkedin" href="https://www.addtoany.com/add_to/linkedin?linkurl=https%3A%2F%2Fold.metamorphosys.co.id%2Fbelajar-dari-redesain-merek-logo-yang-gagal-gap%2F&amp;linkname=Belajar%20dari%20Redesain%20Merek%20Logo%20yang%20Gagal%3A%20Gap" title="LinkedIn" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_copy_link" href="https://www.addtoany.com/add_to/copy_link?linkurl=https%3A%2F%2Fold.metamorphosys.co.id%2Fbelajar-dari-redesain-merek-logo-yang-gagal-gap%2F&amp;linkname=Belajar%20dari%20Redesain%20Merek%20Logo%20yang%20Gagal%3A%20Gap" title="Copy Link" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_dd addtoany_share_save addtoany_share" href="https://www.addtoany.com/share#url=https%3A%2F%2Fold.metamorphosys.co.id%2Fbelajar-dari-redesain-merek-logo-yang-gagal-gap%2F&#038;title=Belajar%20dari%20Redesain%20Merek%20Logo%20yang%20Gagal%3A%20Gap" data-a2a-url="https://old.metamorphosys.co.id/belajar-dari-redesain-merek-logo-yang-gagal-gap/" data-a2a-title="Belajar dari Redesain Merek Logo yang Gagal: Gap"></a></p><p>The post <a rel="nofollow" href="https://old.metamorphosys.co.id/belajar-dari-redesain-merek-logo-yang-gagal-gap/">Belajar dari Redesain Merek Logo yang Gagal: Gap</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://old.metamorphosys.co.id">Metamorphosys</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://old.metamorphosys.co.id/belajar-dari-redesain-merek-logo-yang-gagal-gap/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>5 Situs Inspirasi Desain UI Teratas pada tahun 2021</title>
		<link>https://old.metamorphosys.co.id/5-situs-inspirasi-desain-ui-teratas-pada-tahun-2021/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=5-situs-inspirasi-desain-ui-teratas-pada-tahun-2021&#038;utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=5-situs-inspirasi-desain-ui-teratas-pada-tahun-2021</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[metamorphosys]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 26 Sep 2021 16:22:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[#DigitalAgencyTangerang]]></category>
		<category><![CDATA[#DigitalMarketingAgency]]></category>
		<category><![CDATA[#SocialMediaManagement]]></category>
		<category><![CDATA[creativeagency]]></category>
		<category><![CDATA[creativeagencyjakarta]]></category>
		<category><![CDATA[creativeagencytangerang]]></category>
		<category><![CDATA[digitalagencyjakarta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.metamorphosys.co.id/?p=8819</guid>

					<description><![CDATA[<p>Berkat perkembangan Internet yang pesat, kita dapat dengan mudah memperoleh berbagai sumber daya desain dan mencari inspirasi desain UI (user Interface) dari Internet. Ada beberapa situs web yang tersedia di Internet untuk menginspirasi desainer UI. Untuk menjadi spesialis yang dicari, penting untuk memahami manfaat dari masing-masing resources ini, menemukan yang cocok dan melatih pengamatan Anda. Sebagai [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://old.metamorphosys.co.id/5-situs-inspirasi-desain-ui-teratas-pada-tahun-2021/">5 Situs Inspirasi Desain UI Teratas pada tahun 2021</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://old.metamorphosys.co.id">Metamorphosys</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[Berkat perkembangan Internet yang pesat, kita dapat dengan mudah memperoleh berbagai sumber daya desain dan mencari inspirasi desain UI (<em><i>user Interface</i></em>) dari Internet. Ada beberapa situs web yang tersedia di Internet untuk menginspirasi desainer UI. Untuk menjadi spesialis yang dicari, penting untuk memahami manfaat dari masing-masing <em><i>resources</i></em> ini, menemukan yang cocok dan melatih pengamatan Anda.

Sebagai desainer UI/UX, mengumpulkan materi, menemukan inspirasi UI, mengapresiasi desain yang luar biasa, dan meningkatkan kemampuan desain adalah tugas yang sangat penting! Di sini, kami mencantumkan lima situs web desain yang harus dimiliki untuk desainer, dan lihat mana yang sering Anda gunakan?
<ol>
 	<li><b></b><strong><b>Behance</b></strong></li>
</ol>
<strong><b> </b></strong>

Situs ini adalah semacam jejaring sosial. Ini ditujukan untuk pecinta kreativitas. Di sini Anda dapat menemukan banyak ide tidak hanya untuk proyek Internet pada khususnya tetapi juga untuk gaya perusahaan secara umum. Inspirasi desain UI tersedia tidak hanya untuk desainer UI/UX, tetapi juga untuk <em><i>stylist</i></em>, arsitek, fotografer, dan siapa pun yang tertarik dengan desain di berbagai bidang. Selain itu, blog mereka berisi banyak informasi berguna.
<ol start="2">
 	<li><b></b><strong><b>Dribbble</b></strong></li>
</ol>
<strong><b> </b></strong>

Seperti Behance, Dribbble adalah jejaring sosial bagi para profesional kreatif. Anda dapat mempublikasikan Desain UI, memberikan umpan balik kepada proyek desain orang lain. kepada para peserta Di situs ini, pengguna dapat saling berbagi pengalaman dalam desain UI/UX. Ada banyak karya berkualitas di sini, yang masing-masing mampu menginspirasi pengguna untuk membuat proyek mereka sendiri.
<ol start="3">
 	<li><b></b><strong><b>Awwwards</b></strong></li>
</ol>
<strong><b> </b></strong>

Situs web AWWWARDS dirancang untuk mengakui bakat dan upaya desainer, pengembang, dan agensi UI terbaik di dunia. Ini berfokus secara khusus pada antarmuka pengguna yang indah, menyoroti desainer UI/UX terbaik. Selain itu, penulis karya menerima penghargaan untuk prestasi. Berita dan blog terus diperbarui, dan setiap desainer pasti akan tertarik untuk mengikuti sumber daya web ini.
<ol start="4">
 	<li><b></b><strong><b>Uplabs</b></strong></li>
</ol>
<strong><b> </b></strong>

Uplabs adalah komunitas rekomendasi sumber daya (<em><i>resources</i></em>) yang dibuat khusus untuk desainer UI/UX. Ini menyatukan banyak karya desain <em><i>front-end</i></em>, serta sejumlah besar sumber daya UI Android dan iOS, yang diperbarui secara <em><i>real-time</i></em>. Selain itu, Uplabs juga memiliki fungsi pemasaran yang baik. Anda dapat mengunduh sumber daya secara gratis atau berbayar.

Baca juga: <a href="https://www.metamorphosys.co.id/desain-konten-media-sosial-untuk-umkm-penting-ngga-sih/">Desain sosial media untuk umkm</a>
<ol start="5">
 	<li><b></b><strong><b>Pinterest</b></strong></li>
</ol>
<strong><b> </b></strong>

Pinterest, saya yakin semua orang akrab dengannya. Pengguna dapat menyimpan gambar yang mereka minati di Pinterest, dan pengguna lain dapat mengikuti dan meneruskan gambar tersebut. Konten yang dicakup oleh platform ini sangat kaya, termasuk desain, perbaikan rumah, resep-resep, dll.

&nbsp;

Desainer UI membutuhkan inspirasi dan ide desain UI. Inspirasi adalah pekerjaan spiritual yang paling penting untuk desain UI. Selain inspirasi, desainer UI juga harus memiliki pengetahuan dan kemampuan profesional. Ketika berbicara dengan pelanggan, itu tidak hanya harus mencerminkan keahlian dan pencapaian desainnya, tetapi juga menyoroti kreativitas dan ide desainnya.

Untuk mencapai hasil yang maksimal, disarankan untuk meninjau sumber daya ini secara terus menerus setiap hari. Ini membuat Anda siap untuk bekerja dengan sangat baik dan membebani Anda dengan jumlah energi positif maksimum, dan yang paling penting dengan ide-ide tak terduga yang terkadang muncul di persimpangan antara apa yang Anda lihat dan pengalaman pribadi Anda.

Inspirasi adalah proses yang membutuhkan waktu untuk berkembang. Tidak semua masalah diselesaikan dengan kilatan cahaya. Inspirasi bukanlah sebuah ide atau kreativitas, melainkan sebuah keindahan yang menunggu untuk ditemukan oleh Anda. Lebih sering daripada tidak, inspirasi hanyalah keberadaan acak. Sesuatu yang indah mungkin muncul jika Anda melihat dan berusaha lebih keras.

Terima kasih telah meluangkan waktu untuk membaca artikel ini.<p><a class="a2a_button_facebook" href="https://www.addtoany.com/add_to/facebook?linkurl=https%3A%2F%2Fold.metamorphosys.co.id%2F5-situs-inspirasi-desain-ui-teratas-pada-tahun-2021%2F&amp;linkname=5%20Situs%20Inspirasi%20Desain%20UI%20Teratas%20pada%20tahun%202021" title="Facebook" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_twitter" href="https://www.addtoany.com/add_to/twitter?linkurl=https%3A%2F%2Fold.metamorphosys.co.id%2F5-situs-inspirasi-desain-ui-teratas-pada-tahun-2021%2F&amp;linkname=5%20Situs%20Inspirasi%20Desain%20UI%20Teratas%20pada%20tahun%202021" title="Twitter" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_email" href="https://www.addtoany.com/add_to/email?linkurl=https%3A%2F%2Fold.metamorphosys.co.id%2F5-situs-inspirasi-desain-ui-teratas-pada-tahun-2021%2F&amp;linkname=5%20Situs%20Inspirasi%20Desain%20UI%20Teratas%20pada%20tahun%202021" title="Email" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_whatsapp" href="https://www.addtoany.com/add_to/whatsapp?linkurl=https%3A%2F%2Fold.metamorphosys.co.id%2F5-situs-inspirasi-desain-ui-teratas-pada-tahun-2021%2F&amp;linkname=5%20Situs%20Inspirasi%20Desain%20UI%20Teratas%20pada%20tahun%202021" title="WhatsApp" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_linkedin" href="https://www.addtoany.com/add_to/linkedin?linkurl=https%3A%2F%2Fold.metamorphosys.co.id%2F5-situs-inspirasi-desain-ui-teratas-pada-tahun-2021%2F&amp;linkname=5%20Situs%20Inspirasi%20Desain%20UI%20Teratas%20pada%20tahun%202021" title="LinkedIn" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_copy_link" href="https://www.addtoany.com/add_to/copy_link?linkurl=https%3A%2F%2Fold.metamorphosys.co.id%2F5-situs-inspirasi-desain-ui-teratas-pada-tahun-2021%2F&amp;linkname=5%20Situs%20Inspirasi%20Desain%20UI%20Teratas%20pada%20tahun%202021" title="Copy Link" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_dd addtoany_share_save addtoany_share" href="https://www.addtoany.com/share#url=https%3A%2F%2Fold.metamorphosys.co.id%2F5-situs-inspirasi-desain-ui-teratas-pada-tahun-2021%2F&#038;title=5%20Situs%20Inspirasi%20Desain%20UI%20Teratas%20pada%20tahun%202021" data-a2a-url="https://old.metamorphosys.co.id/5-situs-inspirasi-desain-ui-teratas-pada-tahun-2021/" data-a2a-title="5 Situs Inspirasi Desain UI Teratas pada tahun 2021"></a></p><p>The post <a rel="nofollow" href="https://old.metamorphosys.co.id/5-situs-inspirasi-desain-ui-teratas-pada-tahun-2021/">5 Situs Inspirasi Desain UI Teratas pada tahun 2021</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://old.metamorphosys.co.id">Metamorphosys</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
